Konsep Kiralitas, Steroisemer dan Enansiomer

1. Kiralitas  merujuk pada sifat suatu molekul yang tidak dapat tumpang tindihkan dengan cerminnya, atau dengan kata lain, tidak dapat diubah menjadi gambar cerminnya melalui rotasi atau perputaran. Atom karbon yang terikat pada empat substituen berbeda adalah pusat kiral (asimetrik). Atom ini membuat molekul menjadi kiral jika terdapat empat substituen yang berbeda.


2. Stereoisomer adalah molekul-molekul yang memiliki susunan atom yang sama tetapi susunan ruang tiga dimensinya berbeda. Ini dapat terjadi dalam dua bentuk konfigurasi (posisi tetap ikatan) atau konformasi (rotasi bebas ikatan).


3. Enantiomer adalah dua stereoisomer yang merupakan gambar cermin satu sama lain dan tidak dapat diubah satu menjadi yang lain tanpa mematahkan ikatan. Enantiomer selalu terkait oleh suatu pusat kiral. Enantiomer memiliki sifat fisika dan kimia yang serupa, tetapi dapat berbeda dalam aktivitas optik (kemampuan untuk memutar cahaya polarisasi). Enansiomer atau isomer optik adalah dua stereoisomer yang saling terkait satu sama lain dengan sebuah refleksi (bayangan cermin). Enantiomer jika dimisalkan seperti ketika kita menyatukan telapak tangan.








Komentar